Terkait Kunker ke Lampung, Menteri ATR/BPN RI bersama Bupati Lam-sel memberikan sertifikat tanah kepada warga korban stunami

Lampung Selatan

Lampung Selatan,fajarberita.com -Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, pada Selasa (28/11/2023).

Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan sertipikat tanah hasil dari program strategis Kementerian ATR/BPN di sejumlah kabupaten yang ada di Provinsi Lampung

Lokasi pertama yang didatangi Menteri ATR/Kepala BPN ialah Landasan Udara (Lanud) M. Bunyamindi Kabupaten Tulang Bawang. Di lokasi itu, Hadi Tjahjanto menyerahkan sertipikat tanah setelah berhasil menyelesaikan konflik pertanahan di Desa Bumiagung Marga Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara.

Konflik yang dimaksud terjadi karena tanah yang didiami sebagian warga ternyata berada di Kawasan Hak Pengelolaan (HPL) milik Departemen Pertahanan dan Keamanan Cq. Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Udara (TNI-AU).

Sebanyak 110 sertifikat hasil dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini diserahkan secara langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN.

Hal tersebut juga menjadi wujud komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menuntaskan PTSL serta menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan dengan mengedepankan sinergi dan kolaborasi dengan sejumlah pihak.

Dalam hal penyelesaian konflik di Kabupaten Lampung Utara ini, Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan TNI-AU dan pemerintah daerah setempat.

Selanjutnya, Menteri ATR/Kepala BPN singgah di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan untuk menerima penghargaan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Penghargaan diberikan atas keberhasilan dalam penyelesaian sertipikasi tanah HUNTAP bagi masyarakat terdampak tsunami pada tahun 2018.

Selesainya sertipikasi ini merupakan wujud dari sinergi dan kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN, BNPB, pemerintah daerah beserta Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), masyarakat, serta stakeholders terkait.

Mengakhiri agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Menteri ATR/Kepala BPN akan mengunjungi Desa Kunjir, Kabupaten Lampung Selatanguna menyerahkan 10 sertipikat HUNTAP secara door to door untuk korban terdampak tsunami 2018 silam.

Sertipikat dapat diserahkan setelah melalui serangkaian proses hingga akhirnya masyarakat terdampak bencana kini bukan hanya memiliki HUNTAP yang jauh lebih aman, namun juga memiliki kepastian hukum hak atas tanah.

Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam kunjungan kerja kali ini, DirekturJenderal Penanganan Sengketa dan KonflikPertanahan, Iljas TedjoPrijono, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Yulia Jaya Nirmawati, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung, Kalvyn Andar Sembiring beserta jajaran.

Di Lampung Selatan, Menteri ATR Kepala BPN Hadi Tjahjanto secara door-to-door menyerahkan secara simbolis sertipikat kepada masyarakat korban tsunami di Desa Kunjir. Ada sekitar 10 sertipikat yang diserahkan secara langsung tersebut.
“Total, sudah sebanyak 525 sertipikat yang kita bagikan untuk masyarakat korban tsunami di Lampung Selatan. Ini ada dua tahap. Yang dibagikan dalam tahap kedua ini sebanyak 353 bidang,” ujarnya.

Dirinya pun sempat berdialog dan
menanyakan bagaimana perasaan warga tinggal di lokasi tersebut dan bagaimana kondiasi airnya.
“(Tinggal disini) nyaman pak, air juga aman pak,” ungkap warga Huntap.

Hadi pun menegaskan, tidak mempermasalahkan apabila sertipikat yang telah diterima warga saat ini untuk dijadikan modal usaha atau anggunkan ke Bank.
“Sertipikat yang diserahkan sesuai nama dan alamat. Silahkan dijadikan modal usaha tapi, jenis usaha yang produktif,” tandasnya. (Asep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *